Langsung ke konten utama

Postingan

Petani Melahirkan Direktur

 Kali ini tentang cerita dari seorang Direktur hebat di salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang pertanian. Sebut saja Asmono, beliau merupakan seorang yang terlahir dari keluarga petani. Hidup dilingkungan perkampungan yang cukup jauh dari peradaban kota. Mimpinya saat itu menjadi seorang insinyur pertanian yang hebat.  Minimnya informasi dan sarana prasarana membuat perkembangan dilingkungannya tertinggal. Insinyur merupakan sebuah pekerjaan yang sangat diimpikan banyak orang disana, dan untuk mencapainya sangatlah sulit. Banyak anak muda yang memimpikan namun usahanya belum dapat maksimal baik dari diri sendiri yang belum mampu, ataupun faktor eksternal seperti, ekonomi keluarga yang belum memadai untuk biaya kuliah yang mahal, kekurangan informasi, mindset masyarakat yang enggan untuk berpendidikan tinggi hingga arahan orang tua yang menginginkan anaknya untuk meneruskan pekerjaan orang tuanya saja mengelola ladang dan sawah. Berbeda dengan anak muda kebanyakan ...

Amarah Menjadi Prestasi

 Heri adalah siswa kelas III SD, ia merupakan anak yang baik dan cukup cermat dalam belajar. Terbukti saat kelas II ia beberapa kali mendapatkan nilai nol namun tetap menjadi salah satu siswa terbaik di kelasnya dengan memperoleh peringkat 8 (delapan) dari 58 siswa. Saat di kelas ia menjadi siswa pada umumnya, belajar, mengerjakan PR, piket kelas, jajan dan bermain. Namun sayang selama di kelas III ia mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, gurunya saat itu memarahinya karena kemampuan menghafal Heri yang kurang baik. Saat itu hafalan perkalian, ia diminta gurunya untuk coba kedepan namun Heri belum hafal akan perkalian 7 dan 8 saat itu gurunya mengatakan hal yang tidak sepantasnya " kamu bodoh ya ". Seketika Heri pun merasa dipermalukan dan sangat sedih akan kejadian tersebut, ia mencoba untuk tidak menyerah dan berusaha untuk terus menghafal. Selang beberapa waktu, kali ini semua siswa diminta untuk menuliskan apa yang mereka makan seperti nasi, lauk, sayur, buah dan...

Lika Liku Kehidupan

 Budi merupakan seorang yang tangguh, pekerja keras dan penuh semangat menggapai mimpi. Bagaimana tidak? Sosoknya sangatlah menginspirasi, perjalanan hidup yang terbilang sulit namun beliau dapat berdiri di puncak kesuksesannya saat ini.  Terlahir dari keluarga dengan ekonomi yang sulit, hidup berkecukupan dengan anggota keluarga yang terbilang cukup banyak. Ayah ibunya tak mampu untuk merawat dan membesarkannya, sehingga Budi bayi harus diadopsi oleh orang lain. Namun dari tragedi inilah yang menjadi pembeda beliau dari saudara-saudaranya dan menjadikan sebuah awal dari langkah takdir yang tak terbayangkan.  Meski berstatus sebagai orang tua angkat namun kasih sayangnya terhadap Budi sangatlah besar, terlebih memang selama ini mereka menginginkan seorang anak. Menariknya keluarga besar dari orang tua angkat Budi menganggap Budi sebagai anak kandung, karena selama ini tinggal di Jakarta (perantauan). Sedangkan keluarga besar lainnya tinggal di kampung halaman sehingga kel...

Perspektif Hidup

  Bukan sebuah hal yang egois jika kita memiliki ambisi dan terkesan kurang simpatis terhadap orang lain, karena kita adalah pemeran utama dalam setiap series kehidupan kita. Tentang bagaimana orang lain itu hanya bagaimana kita menyikapinya saja. Mungkin kita hanya peran pembantu dikehidupan orang lain dan itu menjadi hal yang wajar karena mereka pun kita anggap demikian. Jadi kalimat "hidup tuh bukan tentang lu doang!" itu agak kurang pas, tapi ya balik lagi bahwa definisi hidup itu berbeda-beda karena setiap orang memiliki perspektif masing-masing dalam menjalaninya.

10 Hal Tentang Kota Medan, Sumatera Utara

  Medan  adalah   ibu kota   provinsi   Sumatera Utara ,   Indonesia .  Sejarah Medan  berawal dari sebuah kampung yang didirikan oleh  Guru Patimpus  di pertemuan  Sungai Deli  dan Sungai Babura. Hari jadi Kota Medan ditetapkan pada 1 Juli 1590. Selanjutnya pada tahun 1632, Medan dijadikan pusat pemerintahan  Kesultanan Deli , sebuah kerajaan  Melayu . Bangsa Eropa mulai menemukan Medan sejak kedatangan John Anderson dari  Inggris  pada tahun 1823. Peradaban di Medan terus berkembang hingga Pemerintah  Hindia Belanda  memberikan status kota pada 1 April 1909 dan menjadikannya pusat pemerintahan  Karesidenan Sumatera Timur . Memasuki abad ke-20, Medan menjadi kota yang penting di luar Pulau Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran. Beikut adalah 10 hal menarik mengenai Kota Medan : 1. Kota Medan merupakan kota terbesar ketiga di   Indon...

Masa-ku

Terima kasih untuk diriku di masa lalu ternyata keputusan-keputusan yang kau buat dulu telah mengantarkan aku sampai sejauh ini. Kepada diriku di masa depan mohon maaf dan semoga kau bisa jauh lebih kuat dan mampu menghadapi segala permasalahan yang menyulitkan dari kekeliruan dan kesalahan yang telah ku buat.