Langsung ke konten utama

Postingan

Pejalanan Tidak Terduga

  Sebuah perjalanan yang tidak pernah Diana duga.  Sejak sebelum lulus S1 setiap ada yang bertanya, " lulus kuliah mau kemana? " , d engan lantang Diana  men jawab " Lanjut S2! " padahal ia sendiri belum mengeta h ui  prosesnya nanti akan seperti apa, terutama terkait biaya yang Diana sendiri belum terpikir uangnya dari mana. S ingat cerita, s etelah lulus S1 beberapa bulan kemudian Diana mendaftar S2 di ITB. Berbagai tahapan seleksi seperti administrasi, test dan wawancara akhirnya mampu dilewati dan lolo s masuk S2 ITB. Saat itu Diana masih belum menyiapkan uang untuk biaya kuliah dan memutuskan untuk mencoba mencari beasiswa.  Diana  mengikuti seleksi beasiswa yang diadakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika atau biasa disebut  KOMINFO . Belum ada info rmasi sampai mendekati waktu masuk kuliah, Diana siapkan opsi kedua dengan mengi kut i seleksi kampus lain yang menyediakan beasiswa. Prinsip Diana  saat itu tetap satu yaitu " ...

Karenamu

 Aku sangat tahu akan batasanku sampai mana, namun demi kamu tampak tidak ada keraguan akan semua tindakan untuk melawan batasan itu, bahkan beberapa diantaranya sudah aku lewati.

Bermanfaat?

Kalau kamu merasa marah karena sudah terlalu baik terhadap orang lain dan menjadi sasaran untuk dimanfaatkan. Lantas apa tujuanmu berdoa dan meminta dirimu agar menjadi " orang yang bermanfaat " jika dimanfaatkan orang lain saja kamu marah? Padahal tuhan sudah mengabulkannya.